ISUPUBLIK.ID – Memasuki musim panen raya, harga gabah di Kabupaten Aceh Jaya kembali normal setelah sebelumnya sempat melonjak hingga Rp8.000 per kilogram. Saat ini, harga gabah di tingkat petani menyesuaikan dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Bulog sebesar Rp6.500 per kilogram.
Petani mengaku resah dengan kondisi tersebut karena harga gabah kering panen (GKP) yang dibeli agen lokal atau tengkulak dinilai semakin rendah saat panen raya berlangsung. Mereka berharap pemerintah dapat mengawasi pasar agar harga gabah tidak jatuh di bawah HPP.
Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah petani saat kegiatan panen raya padi tahun 2025 yang berlangsung di Desa Meudhang Ghoen Kecamatan Indra Jaya.
Ketua Kelompok Tani Desa Meudhang Ghon, Kecamatan Indra Jaya, Juliadi mengatakan dalam beberapa hari terakhir harga beli gabah di tingkat petani kembali terjadi penurunan diangka yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Iapun mennyampaikan, selaku ketua kelompok tani mewakili seluruh petani meminta penampung agar tidak membeli gabah di bawah harga resmi dan mempermainkan harga ditengah puncak panen dan kalau bisa kembali meningkat agar petani sejahtera.
“Saat ini harga gabah Rp6.500 per kilogram, kami berharap ke depan bisa kembali meningkat agar petani semakin sejahtera,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Dengan harga yang kembali stabil, aktivitas jual beli gabah di Aceh Jaya berjalan normal. Meski demikian, petani berharap pengawasan harga dari pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan agar panen raya benar-benar memberi keuntungan bagi mereka.
Komentar