Ekonomi
Home » Berita » Lonjakan Harga Gabah, Petani Aceh Jaya Giat Garap Sawah

Lonjakan Harga Gabah, Petani Aceh Jaya Giat Garap Sawah

Petani di Desa Padang Datar Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya sedang lakukan tanam padi.(foto - Isupublik.id)

ISUPUBLIK.ID – Lonjakan harga gabah membawa harapan baru bagi petani di Aceh Jaya. Dari sekali panen dalam setahun, kini mereka memilih menanam dua kali untuk meningkatkan hasil.

Harga gabah di Kabupaten Aceh Jaya saat ini melonjak hingga menyentuh Rp8.000 per kilogram. Kenaikan ini membawa angin segar bagi petani karena membuat mereka semakin giat menggarap lahan pertanian.

Tidak hanya menguntungkan, lonjakan harga gabah juga mendorong pemanfaatan lahan tidur yang sebelumnya terbengkalai. Kini, lahan-lahan tersebut mulai kembali digarap oleh masyarakat.

Hal serupa dirasakan para petani di Kecamatan Krueng Sabee. Mereka mengaku lebih bersemangat menanam padi meski harus menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan musim tanam yang tidak menentu.

Salah seorang petani di Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee, Muslem, mengatakan mayoritas masyarakat di Aceh Jaya masih menggantungkan hidup dari sektor pertanian, khususnya sawah.

DPRK dan Pemkab Aceh Jaya Sepakati Perubahan APBK 2025

“Stabilitas harga gabah menjadi penopang utama kesejahteraan warga. Kalau harga stabil, otomatis kehidupan petani juga lebih sejahtera,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025).

Muslem menambahkan, kenaikan harga ini mendorong petani untuk menanam padi lebih sering. Jika sebelumnya hanya sekali dalam setahun, kini banyak petani memilih menanam hingga dua kali agar hasil panen meningkat.

“Kalau dulu hanya sekali setahun, sekarang banyak petani yang menanam dua kali, apalagi dengan harga yang memuaskan,” tambahnya.

Kenaikan harga gabah ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Aceh Jaya, sekaligus harapan baru bagi kesejahteraan petani di masa mendatang.

Dengan adanya patokan harga pembelian gabah oleh pemerintah, petani Aceh Jaya semakin optimis. Mereka berharap harga tetap stabil agar sektor pertanian terus menjadi penopang utama ekonomi masyarakat di daerah tersebut.()

Kepala Desa di Teunom Audiensi ke Pemkab Aceh Jaya Bahas Tapal Batas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

01

Oknum Keuchik Alue Meuraksa Jual Tanah Rakyat Hampir Rp4 Miliar

02

Guru Adukan Masalah ke DPRK Aceh Jaya

03

Mobil Dinas Bupati Tabrak Truck Parkir, Bumper Penyok

04

Komisi IV DPRK Aceh Jaya Akan Kawal Masalah Persoalan Guru

05

Laka Maut di Aceh Jaya Satu Warga Meninggal di Tempat

SP4N LAPOR
error: Tidak Bisa Disalin