ISUPUBLIK.ID – Desa Kabong, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya kembali mengembangkan usaha ayam petelur skala besar melalui Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Ribuan ekor ayam dipelihara dalam kandang modern yang dibangun menggunakan alokasi Dana Desa.
Program ini merupakan lanjutan dari sejumlah unit usaha BUMG di Desa Kabong yang sebelumnya sudah berjalan, seperti tambak udang vaname, kebun sawit, depot air isi ulang, serta usaha produktif lainnya.
Kepala Desa Kabong, Misnar, mengatakan usaha ayam petelur memiliki prospek cerah karena mampu memenuhi kebutuhan masyarakat setempat sekaligus dipasarkan ke luar desa. (Minggu, 24/8/2025).
Menurutnya, Selama ini, sebagian besar pasokan telur di pasar Aceh Jaya masih didatangkan dari luar daerah sehingga dengan adanya usaha yang dikembangkan oleh desanya setidaknya bisa memenuhi permintaan pasar yang selama ini kerap kali kesulitan mendapatkan telur.
“Prospek ayam petelur sangat menjanjikan. Selain bisa memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, hasil produksinya juga dapat dipasarkan ke luar desa. Harapannya rakyat semakin sejahtera, desa semakin makmur, dan PAD ikut meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, usaha ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan dikelola secara profesional oleh BUMG dengan sistem manajemen modern.
“Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja baru, sekaligus menambah Pendapatan Asli Desa (PAD),” Cetusnya. ()
Komentar