ISUPUBLIK.ID – Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memimpin kegiatan panen raya padi tahun 2025 yang dipusatkan di Desa Meudhang Ghon, Kecamatan Indra Jaya.
Panen raya kali ini mencakup lahan seluas 120 hektar dan disambut antusias oleh ratusan petani yang ikut serta dalam proses panen bersama. Kehadiran pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan masyarakat disebut menjadi simbol nyata bahwa sektor pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan di Kabupaten Aceh Jaya.
“Panen ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan petani, tetapi juga wujud sinergi kita dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Bupati Safwandi di sela kegiatan.
Safwandi menegaskan, panen raya tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus mengawal keseimbangan harga gabah dan beras, khususnya yang berkaitan dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan harga gabah kering panen (GKP).
Selain memanen padi, bupati juga berdialog langsung dengan para petani. Salah satu keluhan yang mencuat adalah persoalan Irigasi, yang dinilai masih menghambat kelancaran pengairan sawah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Safwandi menyatakan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna mencari solusi terbaik.
Ia juga meminta jajaran dinas teknis untuk melakukan evaluasi terhadap jaringan irigasi yang sudah dibangun agar lebih bermanfaat dan mampu mendukung peningkatan hasil panen petani di masa mendatang.
“Saat ini hasil panen masih berkisar 5,2 ton per hektar. Dengan adanya perbaikan irigasi, kita optimis hasil produksi bisa meningkat, apalagi Indra Jaya adalah salah satu sentral padi di Aceh Jaya,” ungkapnya.()
Komentar